Rabu, 09 April 2014

AKU



Langsung saja saya Mufliha Dirga Ghazali dan biasa disapa Upi. Nama yang singkat namun saya tahu banyak protes sana-sini tentang sifat-sifatku dan maupun dari segi fisikku. Tapi, saya syukuri semuanya. Jika ditanya dari segi fisik, saya langsung berdiri didepan cermin dan menatap bayangan disana.
Hmmm…. bisa dikatakan saya ini cukup berwajah manis dengan kulit sawo matang ditambah mata belo yang kecoklatan, hidung yang sama sekali tak mancung seperti artis cantik Nabila Syakieb tapi tak pesek  juga seperti pelawak fenomenal  Sule, bibir elips kecoklatan pun ikut menghiasi wajah yang oval ini, tak lupa juga alis yang tertata rapi diatas kelopak mata yang selalu kelihatan sembab ini. Ohh iya akhir-akhir ini wajah yang kata saya manis ini sedikit kehilangan pesonanya karena bisul-bisul kecil dan agak besar bertaburan di pipi dan dahi ini, yah…… jerawatnya berebutan muncul menghiasi wajah. Beralih dari wajah, ada mahkota hitam nan lurus namun lebih sering tertutupi.
Setelah melihat wajah dan rambut kita beralih ke postur tubuh, 3 tahun terakhir ini entah karena apa badan yang dulu masih stabil sekarang berangsur naik dan dengan tinggi badan hanya lebih dari 150 cm  saya akhirnya segendut sekarang, meskipun ada perasaan tidak percaya diri tapi selama masih bisa makan saya harus makan dong tanpa ada yang namanya diet.
Sekarang beralih ke segi sifat, teman-teman dan orang terdekatku bilang kalau saya ini baik, bisa beradaptasi dengan semua orang tanpa melihat dari segi materi atau yang lainnya, kata mereka pun saya tidak pernah mau menyakiti hati orang lain meski orang itu menyakiti saya. Dan ternyata satu hal yang tidak saya sadari selama ini kalau ternyata saya tipe orang yang bisa mengerti perasaan orang yang lain, mungkin karena itu saya sering jadi tempat curhat mereka padahal saya merasa saya ini manja, egois, dan gampang marah. Satu kekuranganku yang disayangkan dari orang terdekatku adalah saya yang terlalu cuek dengan keadaan sekitar .
Kalau dilihat dari segi potensi diri saya sama sekali menyadari diri saya bahwasanya tak ada yang bisa diandalkan, saya yang sedikit bicara dan pemalu menghambat saya jadi sang pembicara yang handal, saya yang dari kecil suka IPA dan ingin kuliah jurusan kesehatan namun tak terkabul juga tapi lain halnya dengan menulis saya sangat suka salah satunya menulis puisi meskipun hanya sekadar berpuisi dengan diam-diam dikarenakan sifat pemalu saya tadi, selain itu saya suka sekali membaca novel apapun itu. Mungkin nantinya masa depan saya tak begitu cerah seperti yang diharapkan setiap orang tapi saya hanya ingin dan banyak berharap yang terbaik yang nantinya diberikan Sang Pencipta.
Mungkin seperti itu kurang lebih penggambaran diri saya, mungkin nantinya ada masukan lagi dari orang-orang sekitar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar